CINDY Crawford, Halle Berry dan Eva Longoria memang cantik. Namun siapa sangka untuk tampil cantik, mereka bertiga lebih memilih perawatan alami.
Bukan rahasia lagi untuk mendapatkan kulit bersih dan mulus bukanlah perkara sulit di zaman modern seperti sekarang ini. Berbagai jenis perawatan kulit dengan mudah didapatkan. Teknologi modern pun mulai mewarnai dunia kecantikan kulit, mulai pemberian serum hingga teknologi laser. Jenis perawatan tersebut biasanya menawarkan hasil maksimal dalam waktu instan.
Meski begitu, jenis perawatan alami (tradisional) masih mendapat tempat di hati para pencintanya. Jenis perawatan tradisional ini seolah tak tergerus kemajuan teknologi walaupun sudah menyandang gelar selebriti papan atas Hollywood sekalipun.
Berikut ini, tiga selebritisi papan atas Hollywood berbagi cerita seputar perawatan tradisional untuk kulit cantik mereka kepada situs The Sun. Siapa saja?
Cindy Crawford
Semua orang setuju jika mantan supermodel Cindy Crawford selalu terlihat awet muda di usianya yang kepala empat. Usut punya usut, ternyata wanita yang terkenal dengan tahi lalat di atas bibirnya itu selalu merawat kecantikan kulitnya sejak masa muda.
Untuk menjaga kecantikannya, supermodel Cindy Crawford terus berusaha memeroleh wajah sempurna dengan menggunakan susu sebagai pelembap. Dia menggunakan campuran susu dan air di wajahnya secara teratur sepanjang hari. Protein di dalam susu dilaporkan memiliki khasiat baik untuk kulit, yaitu menenangkan kulit serta melembapkan.
Selain itu, ratu catwalk ini mengklaim tidak pernah merokok dan memastikan bahwa dia tidak menghabiskan terlalu banyak waktu berjemur ketika masih muda.
"Saya merasa semua hal yang saya lakukan selama bertahun-tahun telah terbayar saat ini. Saya tidak pernah merokok, saya tidak pernah berjemur di bawah matahari, dan saya mulai merawat kulit sejak usia dini. Saya sangat bahagia dengan penampilan wajahku," ungkap Cindy pada Zimbio, beberapa waktu lalu.
Halle Berry
Bila melihat akting menawan dari Helle Berry, mungkin Anda tak pernah menduga bahwa ia memiliki rasa tidak percaya diri akibat selulit. Halle Berry sering kali menggosokan biji kopi tanah di sekitar pahanya untuk menyingkirkan tampilan kulit jeruk, atau dikenal dengan stretch mark.
Halle Berry baru saja merilis parfum keduanya, Pure Orchid, menjelaskan bahwa kafein mengurangi selulit dengan percepatan metabolisme sel.
Eva Longoria
Bintang ”Desperate Housewives” Eva Longoria menggunakan krim wajah yang mengandung protein plasenta untuk menjaga wajahnya tetap berseri-seri. Sejumlah pakar kecantikan mengatakan bahwa krim yang mengandung enzim, vitamin, antioksidan dan asam amino ini, penting untuk regenerasi kulit.
Berbicara tentang kulitnya dan sosok idealnya, dia pernah memaparkan kepada Femalefirst, "Saya senang facial. Selain itu, ada lagi banyak hal lainnya. Yaitu sikap, olahraga, memelihara dan berlatih pembentukan tubuh. Untuk melepaskan stres, saya juga melakukan pijat."
"Secara alami, saya bertubuh atletis. Saya suka berolahraga, kebanyakan latihan beban atau menendang dan tinju. Saya punya adrenalin tinggi dan luar biasa. Jika setuju dengan cara pandang saya, tubuh ibarat kendaraan dan Anda harus merawat kendaraan itu,” tukas istri Tony Parker tersebut.
(tty)
sumber : Okezone.com
link berita lainnya
Tren Gaya Rambut Musim Panas
New Product GrosirPasarKlewer
Tips Cat Eye Make Up Style
Resiko Memakai Bra Tak Sesuai Ukuran
Selasa, 13 April 2010
Jumat, 09 April 2010
Tampil Gaya Dengan Motif Bunga
BUNGA selalu menjadi motif yang menghiasi fesyen musim semi. Meski warna-warni akan menghiasi penampilan di musim gugur, bukan berarti Anda harus memakai sembilan motif bunga untuk menambah kekuatan fesyen warna-warni di lemari pakaian Anda.
Bunga-bunga yang mekar indah akan mengambil alih gaya high street, mulai dari motif cetak ditsy sampai mawar Inggris. Miss Marple dan Laura Ashley, yang memperkenalkan gaya ini. Mereka menunjukkan tampilan baru yang berani dalam fesyen bunga yang berwarna warni. Begitu berita dari The Sun, Jumat (9/4/2010).
Tak hanya Miss Marple dan Laura Ashley saja, Rihanna dan bintang "Gossip Girl" Taylor Momsen merupakan seleb lain yang paling keren saat memakai fesyen bunga. Mereka pun berhasil memperkenalkan tren dengan bunga yang berwarna warni di musim semi.
Nah, untuk Anda yang ingin mengikuti gaya para seleb dalam fesyen bunga, Saskia Quirke menampilkan kepada Anda bagaimana tampil gaya dengan segala sesuatu yang bermotif bunga.(nsa)
sumber : okezone.com
Link Berita Lainnya:
Gara2 Jennifer, Anak Sunan Depresi Berat
Fenomena tante girang di Internet
Tren Rambut Wanita 2010
Bikin Helm SNI mu Makin Gaya
Label:
baju,
batik,
batik solo,
fashion,
grosir baju,
toko fashion
Kamis, 08 April 2010
Multitalent, Agnes Monica Jadi Ikon Oops Olezzo
SUKSES sebagai presenter, penyanyi, serta pemain sinetron, karier Agnes Monica memang terus berkibar. Wajah cantiknya pun kini banyak diminati produsen produk makanan ternama.
Salah satunya Oops Olezzo, produk crackers bernutrisi keluaran OT Group. Tahun ini, Agnes mendapatkan kesempatan emas menjadi brand ambassador Oops Olezzo.
Public Relations Manager OT, Yuna Eka Kristina mengungkapkan alasan di balik terpilihnya Agnes menjadi brand ambassador Oops Olezzo.
”Sebelum memilih dia jadi brand ambassador, kami melakukan survei terlebih dahulu. Produk seperti ini siapa yang berhak mewakilinya, dia (brand ambassador) harus punya banyak kebisaan, kreativitas, dan Agnes Monica yang terpilih,” kata Yuna Eka Kristina yang ditemui okezone usai peluncuran Oops Olezzo di Hongkong Cafe, Thamrin, Jakarta, Kamis (8/4/2010).
Sosok Agnes yang glamor, ternyata bukan hanya mampu menarik perhatian pencinta fesyen. Namun, di balik aksi panggungnya yang selalu berbeda, serta kreativitasnya dalam berakting di dunia entertainment, rupa-rupanya menarik perhatian anak-anak, sehingga menjadi poin khusus mengapa akhirnya ia bisa terpilih menjadi bintang iklan Oops Olezzo.
”Produk ini untuk anak-anak sampai pada usia pre-teen -usia SD sampai menjelang masuk SMP-, siswa kelas 5 dan 6 kan bukan anak-anak yah, dia sudah mau menjelang remaja. Nah, Agnes Monica masih menjadi sosok yang digandrungi di usia itu,” papar Yuna.
Yuna juga menjelaskan, sosok Agnes yang melekat pada anak-anak menjadi penilaian tersendiri, mengapa sampai akhirnya ia dipilih menjadi brand ambassador untuk produk crackers bernutrisi yang terbilang unik ini.
”Agnes dulu kan pernah membawakan acara anak-anak, Tralala Trilili, itu pertimbangan pertama. Lalu, dia masih bisa dikondisikan dekat kepada anak-anak walau tidak menjadi anak-anak. Ada pertimbangan ke situnya. Selain itu, kreativitas Agnes yang multitalent di mana dia tampil tidak pernah biasa. Agnes masih digandrungi, dan dia masih bisa memposisikan diri dekat dengan anak-anak,” jelas Yuna.
(tty)
sumber : okezone.com
link berita lainnya :
Akhirnya Anji "Drive" Mengakui Leticia Anaknya
Kandasnya Kisah Cinta Anji dan Rini
Fenomena Tante Girang Di Internet
Label:
baju,
batik,
batik solo,
grosir baju,
jual blus,
toko fashion
Rabu, 07 April 2010
4 Cara Memakai Warna Pastel
KOMPAS.com - Pakaian dengan warna-warna pastel memang memberi kesan manis. Warna yang lembut juga akan cocok untuk Anda yang tak begitu berani mengenakan warna-warna yang lebih tajam.
Namun meskipun warna ini memberi kesan santai, Anda juga bisa memakainya untuk kesempatan yang lebih formal. Tergantung cara Anda memakainya, Anda bisa terlihat glamor, seksi, atau chic. Coba beberapa ide di bawah ini:
1. Kenakan aksesori warna hitam seperti yang dikenakan Michelle Monaghan saat Calvin Klein party (gambar 1, kiri). Biasanya orang mengenakan sesuatu berwarna hitam supaya aman. Namun bila dikombinasikan dengan warna-warna pastel, hasilnya ternyata mengejutkan. Anda juga bisa membuat kombinasi lain seperti sepatu nude dan clutch warna hitam.
2. Kenakan gaun longgar berukuran mini yang memperlihatkan aksen kerlip. Koleksi Spring 2010 Versace ini misalnya, kesannya glamor dan seksi berkat garis-garis melintang yang mengilap ini (gambar 1, kanan). Jika Anda tidak bisa menemukan gaun pastel yang gemerlap, kenakan gaun yang memperlihatkan pundak atau leher jenjang Anda, lalu tambahkan aksesori yang mewah.
3. Gabungkan dengan warna pastel lain, misalnya seperti yang dikenakan Sarah Jessica Parker (gambar 2, kiri). Boyfriend blazer warna gading ini melengkapi gaun lace warna nude yang seksi. Tambahkan kalung bertumpuk dan gelang yang sparkly. Dengan cara ini, paduan warna tersebut tidak akan memberi kesan pucat.
4. Rok pensil berpinggang tinggi ini begitu manis ketika dipadu dengan atasan bermotif bunga (gambar 2, kanan). Paduan ini membuat tampilan Pink yang biasanya tomboy berubah drastis. Bila Anda kurang menyukai kesan yang terlalu manis, Anda bisa mengganti atasan bermotif bunga tersebut dengan motif lukisan yang lebih modern.
DIN
Editor: din
Sumber: Glamour
link berita lainnya :
• Grosir Sprei Batik Solo Paling Murah
• Fenomena Tante Girang di Internet
• Grosir Blus Batik Solo Pria dan Wanita
• Belanja Baju Wanita, Pria & Anak, Muslim, Sprei, Batik, Tas Wanita, Seragam, Alat Toko Termurah
• Trend Cincin Pernikahan 2010
• Resiko Memakai Bra Tidak Sesuai Ukuran
Label:
baju,
batik solo,
fashion,
grosir,
grosir baju,
toko fashion
Selasa, 06 April 2010
Mode Indonesia Bersaing di Pasar Bebas
PENANDATANGANAN perjanjian perdagangan bebas Asean dan China (China-ASEAN Free Trade Agreement), bagai dua sisi mata uang bagi pelaku industri Indonesia. Di satu sisi bisa memberikan keuntungan, di sisi lain mendatangkan kerugian.
Beberapa pelaku industri merasa optimis dengan adanya perjanjian tersebut yang berarti meningkatkan kesempatan bagi mereka untuk memperluas pasar, bahkan bisa jadi menguasai pasar potensial China. Namun, beberapa pelaku industri justru cemas bahwa pasar mereka akan dibanjiri produk-produk China yang terkenal murah, terutama untuk tekstil, garmen, dan aksesori.
Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia Nus Nuzulia Ishak mengatakan bahwa adanya perjanjian perdagangan bebas tersebut justru merupakan kesempatan emas bagi pelaku industri mode dalam negeri karena bisa membuka peluang pasar. ”Namun, kita pun harus bisa meningkatkan daya saing dan daya mutu di pasar global,” ujarnya di acara seminar FTA (Asean-China) & Sertifikasi di Hotel Aston Primera, Bandung, beberapa waktu lalu.
Peningkatan daya saing dan daya mutu yang disebutkan Nus Nuzulia harus datang dari pelaku mode itu sendiri, selain juga didukung pemerintah. ”Bagaimana kita mau bersaing jika produk kita tidak punya daya mutu yang berkualitas,” terangnya.
Pernyataan Nus Nuzulia diamini oleh Executive Director Indotextiles Redma Gita Wiraguna. Dia mengatakan bahwa industri tekstil dan garmen Indonesia sebenarnya punya potensi untuk bersaing di pasar global yang terbukti dengan terus meningkatnya permintaan akan tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia.
”Indonesia punya potensi, walaupun kita tidak boleh menutup mata dengan turunnya ekspor TPT sepanjang 2009 akibat resesi. Tapi, sebenarnya produk kita bisa bersaing di pasar global asalkan kita mau meningkatkan daya saing dan daya mutu dan tentu itu butuh kerja sama juga dukungan dari pemerintah,” papar Redma.
Salah satu cara meningkatkan daya saing dan daya mutu produk TPT Indonesia di pasar global yaitu dengan memiliki sertifikasi yang kini sudah menjadi standardisasi internasional. Isu pemanasan global serta perusakan lingkungan yang semakin besar setiap tahunnya juga ikut berkembang di industri tekstil dan memaksa produsen untuk lebih concern terhadap produk yang mereka jual. Konsumen mengharapkan produk yang lebih ramah lingkungan dan membuat buyer memilih material yang juga ramah lingkungan dan pada akhirnya ”memaksa” produsen untuk memproduksi produk yang ramah lingkungan.
Manager Industrial & Institute Service Testex Adrian Meili mengatakan, saat ini eco-friendly production merupakan salah satu pertimbangan utama para buyer internasional selain kualitas dan harga. ”Pada 2006, 54,9 persen buyer memilih produk yang memiliki sertifikasi bebas bahan kimia berbahaya serta 45 persen memilih produk yang diproduksi secara ramah lingkungan. Tren ini meningkat dari tahun 2002 yang angkanya berturutturut 41,9 persen dan 35,1 persen,” ujar Meili. Hal tersebut membuktikan bahwa sertifikasi menjadi faktor penting yang harus dimiliki pelaku mode untuk meningkatkan daya saing di pasar global.
Mendapatkan sertifikasi sendiri bukanlah perkara gampang. Tidak sembarangan perusahaan bisa mengeluarkan sertifikat aman dari bahan kimia berbahaya. Di Indonesia, Testex menjadi satu-satunya institusi pengujian yang berwenang mengeluarkan sertifikasi Oeko-Tex yang menjamin suatu produk tekstil mulai serat hingga garmen bebas dari zat kimia berbahaya dan telah diterima secara global di hampir seluruh wilayah Eropa dan Amerika.
”Untuk sertifikasi sendiri sebenarnya pemerintah tidak mewajibkan. Namun jika memang ingin mengekspor ke Eropa atau Amerika, maka sertifikasi itu menjadi faktor penting bagi buyer karena seperti yang kita tahu, buyer Eropa dan Amerika sudah lebih concern terhadap lingkungan,” terang Redma. Dia juga menyatakan memiliki sertifikasi seperti Oeko-Tex tidak menutup kemungkinan untuk menjadikan peluang ekspor menjadi lebih besar.
”Sayangnya, sertifikasi itu harganya mahal dan kebanyakan industri kita belum mampu untuk membayarnya. Di China dan Korea, pemerintahnya sudah lebih maju dan mendukung perkembangan industri tekstil dengan membiayai sertifikasi, tapi di Indonesia masih belum. Saya rasa itu jadi PR buat mereka,” tambahnya.
Terlepas dari itu, industri mode Indonesia pun sudah menunjukkan geliatnya di pasar global. Baru-baru ini, Musa Widyatmodjo berhasil menembus pasar New York lewat lini sekunder M by Musa, sementara Didi Budiardjo dan Thomas Sigar memikat masyarakat Jepang dalam sebuah acara budaya. Di Paris, Ali Charisma, Oka Diputra, juga Didi Budiardjo, telah memiliki basis konsumen sendiri. Dan di Hong Kong, Era Soekamto berusaha memikat pasar dengan koleksi bernapas etnik yang ditawarkan dan di Singapura, desainer Indonesia telah menjadi langganan para sosialitanya untuk dikenakan di berbagai kesempatan.
(Koran SI/Koran SI/tty)
sumber : okezone.com
Link berita lainnya :
Fenomena tante girang di internet
Tren Cincin Pernikahan 2010
Grosir Sprei Batik Asli Solo
Grosir Baju Fashion Kaos Blus Wanita Batik
Label:
batik solo,
fashion,
jual blus,
kaos,
toko fashion
Senin, 05 April 2010
Ashley Isham, Mempertemukan Barat dan Timur
KOMPAS.com - Menuntut ilmu di negeri Barat tak berarti harus meninggalkan budaya Timur yang menjadi tanah kelahiran. Hal inilah yang dilakukan perancang kelahiran Singapura yang berguru tentang mode di London, Inggris, Ashley Isham.
"Tidak ada kejadian khusus yang menginspirasi saya untuk menggabungkan gaya Barat dan Timur. Itu terjadi semata-mata karena saya sekolah di London, tetapi tetap saja saya adalah orang Asia,” kata Isham.
Perpaduan dua budaya ini diperlihatkan melalui gaun-gaun siap pakai yang diperagakan dalam acara Best of British Fashion di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (31/3) lalu.
Perpaduan teknik draping (membuat pola menggunakan manekin) dengan bahan lembut seperti satin membuat gaun-gaun Isham memiliki efek jatuh atau menggantung.
Sementara itu, sensualitas yang menjadi ciri khas karya perancang berusia 34 tahun tersebut diterjemahkan menjadi gaun yang seksi tetapi tidak sepenuhnya terbuka. Salah satunya terlihat pada gaun dengan satu pundak.
”Banyak draping adalah ciri Barat dari gaun saya yang diambil dari budaya Yunani. Ini dipadukan dengan sensualitas Timur yang tidak berlebihan karena pasar terbesar rancangan saya adalah konsumen dari Timur Tengah. Jadi, tidak boleh terlalu terbuka,” kata Isham.
Untuk rancangan yang diperagakan pada sore itu, Isham terinsipirasi budaya Kekaisaran Turki, yang mencapai masa jaya pada abad ke-16 hingga ke-17. Busana yang dipakai wanita-wanita Turki cukup tertutup meski masih memperlihatkan kontur tubuh.
Selain London dan Singapura, Isham memiliki butik di beberapa negara yang sebagian besar di antaranya berada di Timur Tengah, seperti Bahrain, Qatar, Lebanon, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Arab Saudi. Untuk butik di Singapura, sekitar 60 persen konsumennya adalah orang Indonesia.
”Mereka adalah orang-orang Indonesia yang datang ke Singapura untuk berbelanja,” kata Isham, yang gaunnya dijual dengan harga 1.000-4.000 dollar Singapura (Rp 6,5 juta-Rp 26 juta).
Selain menjadikan draping sebagai ciri gaya Barat, teknik ini juga dipakai untuk menghindari peniruan rancangannya. ”Teknik draping dilakukan dengan tangan dan bukan pekerjaan yang mudah. Membuat sketsa hingga menjadi polanya saja membutuhkan waktu sekitar dua pekan,” jelas Isham.
Lady Gaga dan Rihanna
Isham adalah perancang kelahiran Singapura yang menuntut ilmu di London sejak 1996. Setelah mengikuti kursus membuat pola di London College Fashion, Isham memperdalam ilmunya di Central St Martin’s College dan Middlesex University.
Memilih untuk tetap tinggal di London, dia pun mengeluarkan label Ashley Isham pada tahun 2000. Perancang yang karyanya pernah dipakai Lady Gaga, Christina Aguilera, dan Rihanna ini berprinsip, setiap desainnya harus bisa dipakai. ”Saya ingin hasil rancangan saya tidak hanya disimpan di lemari,” katanya.
Selain bekerja sama dengan beberapa artis, kiprahnya di mode internasional juga diperlihatkan Isham dengan berpartisipasi dalam London dan Paris Fashion Week.
Bagi Isham, kiprah desainer-desainer asal Asia di dunia internasional saat ini mengalami perkembangan cukup pesat. ”Dulu, Asia hanya dikenal sebagai penghasil produk-produk dari pabrik. Sekarang ini sudah banyak perancang Asia, seperti dari Thailand dan Korea, yang sudah punya nama di mode internasional,” kata Isham.
”Selain itu, para pencinta mode juga sudah mulai melirik karya desainer Asia, tidak hanya mencari Gucci atau Prada. Memang pada akhirnya ini adalah faktor perubahan mentalitas. Tetapi, perubahannya sudah mengarah ke hal yang positif,” lanjutnya.
Dalam acara di Jakarta pertengahan pekan lalu, gaun-gaun Isham dilengkapi perhiasan karya Poppy Puspitasari, istri mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Hayono Isman. Poppy menjadi perancang perhiasan lokal pertama yang digandeng Best of British Fashion.
Sebelumnya, BOB telah bekerja sama dengan dua desainer perhiasan asal Inggris, yaitu Ozakii, yang membuat aksesori berupa ikat pinggang dan tas, serta Merle O Grady yang memperlihatkan desainnya berupa kalung dan anting.
(Yulia Sapthiani)
Editor: din
Sumber: Kompas Cetak
link berita lainnya :
Pusatnya grosir batik solo
Grosir Fashion Baju Kaos Celana Seragam
Grosir Kebaya Modern Dengan Harga Miring
Butik Kebaya Modern dan Terima Jahit Kebaya
Kamis, 01 April 2010
Saatnya Motif Garis Beraksi
VIVAnews – Busana bermotif garis-garis memang tak pernah ada matinya. Motif garis-garis selalu mengikuti perkembangan tren fashion.
Selain busana blus atau tunik, gaun motif garis-garis juga bisa jadi pilihan Anda bergaya sehari-hari. Modelnya bermacam-macam. Ada yang bergaya overslag, leher bentuk halterneck, dan sebagainya.
Bahan gaun motif garis-garis atau striped dress juga bermacam-macam pilihannya. Mulai yang ringan dan nyaman berbahan kaus katun, hingga yang berkesan lebih elegan dengan bahan mewah misalnya satin atau silk.
Striped dress ini bisa dikenakan baik untuk acara formal ataupun kasual, tergantung motif dan bahannya.
Saat memilih striped dress, sesuaikan dengan bentuk tubuh dan warna kulit Anda. Jika Anda bertubuh besar, jangan mengenakan striped dress bergaris horizontal. Motif ini akan membuat tubuh terlihat makin lebar. Sebaiknya pilih motif vertikal yang memberi ilusi lebih melangsingkan.
Sebaliknya, bila Anda bertubuh kecil atau kurus, pilih garis horizontal untuk kesan tubuh lebih berisi. Motif diagonal juga bisa jadi pilihan untuk membuat siluet tubuh lebih berbentuk.
Selain motif vertical atau horizontal, menyiasati bentuk tubuh dengan gaun bergaris juga bisa dilihat dari ukuran motif garisnya. Semakin kecil garis-garis, semakin terlihat luas di tubuh. Untuk tubuh besar, pilih gaun yang motif garisnya tidak terlalu lebar.
Begitu juga warna garis-garisnya. Semakin banyak dan kontras warna garis, semakin memberi kesan pendek. Jika tubuh Anda kecil atau pendek, pilih striped dress yang variasi warna garisnya tidak terlalu banyak dan kontras.
Padanan
Selain dipakai sebagai gaun, striped dress juga bisa Anda kenakan untuk atasan. Model tumpuk yang atraktif ini lebih pas untuk gaya yang lebih santai.
• Skinny jeans
Anda bisa memadukannya dengan skinny jeans kesayangan Anda. Pilih striped dress yang tidak terlalu panjang supaya tak berkesan terlalu bertumpuk-tumpuk. Panjang dress sepaha atau sedikit di atas lutut adalah yang paling pas.
• Legging
Striped dress juga bisa dikenakan dengan legging yang masih menjadi tren. Pilih warna legging yang sesuai dengan warna striped dress Anda. Kalau mau lebih aman, Anda bisa memilih warna legging hitam atau abu-abu yang fleksibel untuk semua warna.
sumber : VIVAnews
link berita lainnya :
• Grosir Sprei Batik Solo Paling Murah
• Fenomena Tante Girang di Internet
• Grosir Blus Batik Solo Pria dan Wanita
• Belanja Baju Wanita, Pria & Anak, Muslim, Sprei, Batik, Tas Wanita, Seragam, Alat Toko Termurah
Label:
baju,
batik,
batik solo,
blus kerja,
blus murah,
grosir baju,
jual blus
Langganan:
Postingan (Atom)